Kupu-Kupu Yang Tak Bisa Terbang

Kupu-Kupu Yang Tak Bisa Terbang

Seorang pria sedang memperhatikan kupu-kupu yang berusaha keluar dari kepompongnya melalui sebuah lubang kecil.

Kupu-kupu itu nampak berusaha keras untuk keluar, namun tak berhasil. Kemudian si pria itu berusaha menolong dengan merobek kepompong itu, sehingga si kupu-kupu dapat keluar dengan mudah.

Sayangnya si kupu-kupu memiliki tubuh yang tidak sempurna, tubuhnya kecil lemah, sayapnya juga tidak bisa berkembang sehingga si kupu-kupu tidak pernah bisa terbang hanya berjalan dengan tubuhnya seumur hidup.

Niat baik si pria menolong si kupu-kupu ternyata sudah menghilangkan proses perjuangan si kupu-kupu untuk keluar dari kepompongnya. Padahal proses perjuangan itu yg seharusnya dilewati agar tubuhnya menjadi kuat sayapnya berkembang sempurna.

Manusia pada umumnya selalu berusaha menghindari perjuangan dengan usaha keras untuk mencapai sesuatu. Kebanyakan orang selalu ingin cara-cara mudah instant untuk mencapai sesuatu.

Itu sebabnya banyak org tidak kuat menghadapi kenyataan hidup yang semakin sulit perjuangan berat. Mudah menyerah pasrah… Itulah ciri-ciri betapa lemah rendahnya mentalitas manusia biasa-biasa.

Jadi jika Anda hari ini menghadapi persoalan besar, masalah yang sulit, perjuangan hidup yg berat, tantangan kerja yang berat… Hadapi berusahalah sekuat tenaga untuk mengatasinya, karena semua itu akan membuat kita menjadi semakin kuat.

Roma 5:3-5 ~ Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.


Bagikan Artikel Ini :



Facebook Comments



4 Comments

  1. christy says:

    terus berjuang…
    Tuhan Yesus selalu memimpinmu..
    GBU..

  2. Dedy says:

    Saya sudah sering mendengar cerita ini dari pendeta di gereja saya, tapi memang benar apa yang diintisarikan di dalam cerita ini sungguh2 seringkali kita jumpai di kehidupan kita. Terkadang dalam satu periode kehidupan kita, kita mengalami masa2 sulit (seperti hendak keluar dari kepompong) namun begitu kita berhasil untuk melaluinya maka kita akan menjadi suatu pribadi yang lebih kuat dan tangguh bersama Tuhan.

  3. Dethylla says:

    yah…kadang kita seperti kupu-kupu ini lemah,tak bisa menghadapi masalah,,,tapi firman Tuhan mengatakan kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,yaitu kita harus tekun dalam s’gala persoalan untuk menjadi seorang pemenang di balik persoalan/kesengsaraan…..GBU….

  4. netiane says:

    Tuhan bukan saja menginginkan kita kuat, tapi lebih dari pada itu, DIA ingin kita mengasihi Dia dengan KEMURNIAN cinta di hati kita tanpa melihat berkat-NYA.

    Semua proses yang terjadi dalam hidup kita bisa membuka mata kita atau menjernihkan mata kita akan kemuliaan yang ingin di nyatakan melalui hidup kita.

    Jadi ketika kita berbalik dari cara kita sebagai manusia, kita akan menemukan Kemuliaan-NYA,
    dan Ketika kita memurnikan diri, Kemuliaan-NYA terjadi di dalam kita.

    Bawa ucapan syukur pada-NYA, Bawa korban syukur dihadapan-NYA, Puji DIA, Sembah DIA, Berdoalah tanpa henti kepada-NYA, Oh Glory Haleluya … JBUs !

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: theme for wordpress | Thanks to Tim McGraw Tour, Körkortsteori and Wicked Fort Lauderdale

Switch to our mobile site